Ditulis Oleh: - x
Anda sedang membaca artikel tentang campuran bensin ada pengaruh nggak di mesin?, anda diperbolehkan menyebarkan artikel campuran bensin ada pengaruh nggak di mesin? jika bermanfaat, dengan mencantumkan link berikut ini:
campuran bensin ada pengaruh nggak di mesin?
Jumat, 06 Desember 2013
0
komentar
mesin es batu image
pejantan
skarang kan ada bahan untuk mencampur bensin sperti harimau power dsb.yg ktanya mesin tmbah alus,enteng irit bbm,ada pengaruh nggak dimesin dalam jangka lama?
Answer
Sebenarnya semua yang disebutkan tadi di atas adalah sejenis oktan booster. dimana berfungsi untuk meningkatkan nilai oktan bahan bakar (bensin). bahan bakar oktan tinggi diperlukan untuk mesin berkompresi tinggi (ratio di atas 1:9,0) agar bila ditarik pada kecepatan tinggi tidak nglitik.
efek bahan campuran itu hanya menambah prosentase oktan sangat sedikit. perhatikan dosis penggunaanya sesuai yang tercantum di label. misalnya 1 tablet untuk 5 galon (bukal liter) bensin. Kalau kebanyakan, silahkan siapkan es batu di atas mesin anda, karena bisa dipastikan overheat alias sudah mencapai suhu optimal untuk menggoreng rempeyek.
Efek buruk lainnya adalah timbulnya kerak pada seher mesin, mengotori busi jika pembakaran tidak sempurna.
Sah-sah saja digunakan asal jangan terlalu sering dan jangan digunakan untuk kecepatan rendah/perjalanan sehari-hari.
Untuk racing? silahkan tanya yang ahli racing
Sebenarnya semua yang disebutkan tadi di atas adalah sejenis oktan booster. dimana berfungsi untuk meningkatkan nilai oktan bahan bakar (bensin). bahan bakar oktan tinggi diperlukan untuk mesin berkompresi tinggi (ratio di atas 1:9,0) agar bila ditarik pada kecepatan tinggi tidak nglitik.
efek bahan campuran itu hanya menambah prosentase oktan sangat sedikit. perhatikan dosis penggunaanya sesuai yang tercantum di label. misalnya 1 tablet untuk 5 galon (bukal liter) bensin. Kalau kebanyakan, silahkan siapkan es batu di atas mesin anda, karena bisa dipastikan overheat alias sudah mencapai suhu optimal untuk menggoreng rempeyek.
Efek buruk lainnya adalah timbulnya kerak pada seher mesin, mengotori busi jika pembakaran tidak sempurna.
Sah-sah saja digunakan asal jangan terlalu sering dan jangan digunakan untuk kecepatan rendah/perjalanan sehari-hari.
Untuk racing? silahkan tanya yang ahli racing
gimana sih cetak negatif film sendiri...?
zabriks
kalo kita moto pake kamera analog kan pasti kita cuci cetak dulu.kaya di puji film, kodak dsb. mereka kan mengunakan mesin cetak khusus..nah yang jadi pertanyaan gua, bisa ga kita nyetak sendiri hasil jepretan kita
Answer
Jika anda mau cetak berwarna, alternatifnya :
1. Beli scanner..yang bisa scan negatif. Saya pakai Epson Perfection V200 Photo. Scan film anda shg berubah menjadi format digital. Selanjutnya print foto anda. Saya pakai Epson R230 photo printer (6 tinta) dan Canon Pixma IP 4200 (4 tinta). Dari pengalaman saya hasil cetaknya tidak kalah dari cetakan mesin, bahkan lebih bagus (asal pakai tinta original dan kertas foto yg cukup bagus..saya sendiri pakai spectra utk cetakan yg biasa, utk cetakan yg lebih bagus, saya pakai kertas foto Mitsubishi.....bahkan saya pernah ikut lomba foto dan foto saya dapat juara 1, padahal fotonya saya cetak dgn printer ). Hanya saja ongkos cetak per foto jauh lebih mahal..utk 4R bisa sampai Rp. 3500 perlembar, padahal di tempat cuci cetak bisa Rp. 750,- perlembar 4R.
2. Jika cetaknya BW dan anda tertantang utk bereksperimen di kamar gelap..berikut langkah2nya
Developing / Cuci BW FILM, Proses dan Cara Pelaksanaannya, Wet Process
sekedar share cara nyuci film BW,
Prosesing Roll Film Using Tmax Developer
Masukkan Film ke Rel & Tank
1. Buka tempat film dengan menggunakan pembuka film atau pembuka botol (untuk film 35mm)
2. Gunting lidah film
3. Masukkan film ke dalam rel, sedikit demi sedikit dengan memaju mundurkan rell sampai keseluruhan film masuk ke rel.
4. Masukkan ke dalam tank
5. Proses ini harus dilakukan menggunakan changing bag atau lakukan dalam keadaan gelap total. Tips: Tangan harus dalam keadaan kering sehingga film tidak menempel pada tangan atau pada rel.
Persiapkan Peralatan & Kimia
1. Water jacket berupa air biasa yang diberi es ditempatkan kedalam wadah lebar untuk menjaga kestabilan suhu
2. Aquades untuk campuran kimia, suhu 18-19 derajat C. Jika suhu air masih diatas 19 derajat C masukkan es batu.
3. Tmax developer, dengan perbandingan 1:4. Misal, jika developer 100ml maka campurkan air sebanyak 400 ml.
Tips: Developer adalah campuran yang agak sulit larut dengan air sehingga harus sedikit diaduk. Tapi jangan terlalu kencang mengaduk karena developer sensitive terhadap proses oksidasi.
4. Suhu developer solution harus dijaga pada 20 derajat C.
5. Masukkan developer solution ke dalam water jacket untuk menjaga kestabilan suhu.
6. Ilford Ilfo-Stop, dengan perbandingan 1:19. Banyaknya solution antara developer, fixer dan stop bath harus sama, dengan perbandingan sesuai dengan aturan masing2. Masukkan ke water jacket.
7. Ilford Rapid Fixer, dengan perbandingan 1:4. Masukkan ke water jacket.
8. Ambil beberapa tetes wetting agent, masukkan dalam wadah berisi air.
Developer
1. Masukkan developer ke dalam tank
2. Mulai menghitung waktu selama 7,5 menit
3. Lakukan agitasi kontinyu selama 30 detik pertama dengan rotate dan inverst.
4. Agitasi diselingi dengan mengetuk-ketukkan tank pada tangan atau permukaan yang keras untuk menghilangkan gelembung-gelembung dalam tank.
5. Setelah 30 detik, selanjutnya lakukan agitasi setiap 30 detik. Setiap agitasi kurang lebih selama 5 detik dengan 1 atau 2 kali inverst.
6. Cek selalu suhu dalam tank tetap 20 derajat. Jika suhu naik, masukkan es dan jika suhu turun masukkan air biasa, ke dalam water jacket. Suhu sangat kritikal. Tips: Pada umumnya suhu mudah naik, tangan yg digunakan untuk agitasi ada baiknya dimasukkan ke dalam air es pada water jacket sehingga suhu tangan tidak berpengaruh pada suhu dalam tank ketika agitasi.
7. Lakukan prosedur di atas hingga waktu kira-kira mencapai 7 menit 15 detik kemudian segera keluarkan developer dari dalam tank.
8. Masukkan Stop bath ke dalam tank Tips: proses no 5 dan 6 harus dilakukan secara cepat karena waktu sangat krtikal pada proses development
Stop Bath
9. Mulai menghitung waktu selama 30 detik
10. Lakukan agitasi kontinyu
11. Keluarkan stop bath dari tank dan masukkan fixer.
Tips: Stop bath dapat dipakai lagi untuk proses roll selanjutnya
Fixer
12. Mulai menghitung waktu selama 3 menit
13. Lakukan agitasi kontinyu selama 30 detik pertama dengan rotate dan invert
14. Setelah 30 detik, selanjutnya lakukan agitasi setiap 30 detik. Setiap agitasi kurang lebih selama 5 detik dengan 1 atau 2 kali invert.
15. Setelah 1 � menit tank dapat dibuka untuk melihat kondisi negatif, jika masih berwarna magenta maka proses dapat diteruskan dengan selama 5 menit. Agitasi cukup dilakukan dengan mengangkat ujung rel dan mengangkatnya pelan ke atas ke bawah dengan posisi tetap di dalam tank.
Tips: Tmax rakus fixer sehingga umumnya perlu waktu hingga 5 menit dapat dilihat dari apakah masih ada warna magenta pada film.
16. Jika sudah cukup, keluarkan fixer dari tank Tips: Fixer dapat dipakai lagi untuk proses roll selanjutnya
HCA (Hyppo Clearing Agent)
17. Masukkan HCA
18. Mulai menghitung waktu selama 2 menit
19. Agitasi
Tips: Jika tidak ada maka HCA boleh tidak dipakai, konsekuensi proses pembersihan fixer (hyppo) dengan menggunakan air akan makan waktu lebih lama.
Air
20. Alirkan air ke dalam rel dalam keadaan tank terbuka
21. Angkat pelan rel ke atas kebawah untuk menghilangkan sisa fixer
22. Alirkan air terus menerus selama 10-15 menit, jika menggunakan HCA maka proses pembersihan fixer akan lebih cepat, kira-kira cukup selama 5 menit.
Wetting Agent
23. Tarik film dari dalam rel dan agitasi dalam wadah berisi wetting agent selama 1 menit
24. Gantungkan film dalam keadaan lurus dan keringkan
Finishing Touch
25. Potong-potong film dan masukkan ke tempat film
26. Selesai.
Jika anda mau cetak berwarna, alternatifnya :
1. Beli scanner..yang bisa scan negatif. Saya pakai Epson Perfection V200 Photo. Scan film anda shg berubah menjadi format digital. Selanjutnya print foto anda. Saya pakai Epson R230 photo printer (6 tinta) dan Canon Pixma IP 4200 (4 tinta). Dari pengalaman saya hasil cetaknya tidak kalah dari cetakan mesin, bahkan lebih bagus (asal pakai tinta original dan kertas foto yg cukup bagus..saya sendiri pakai spectra utk cetakan yg biasa, utk cetakan yg lebih bagus, saya pakai kertas foto Mitsubishi.....bahkan saya pernah ikut lomba foto dan foto saya dapat juara 1, padahal fotonya saya cetak dgn printer ). Hanya saja ongkos cetak per foto jauh lebih mahal..utk 4R bisa sampai Rp. 3500 perlembar, padahal di tempat cuci cetak bisa Rp. 750,- perlembar 4R.
2. Jika cetaknya BW dan anda tertantang utk bereksperimen di kamar gelap..berikut langkah2nya
Developing / Cuci BW FILM, Proses dan Cara Pelaksanaannya, Wet Process
sekedar share cara nyuci film BW,
Prosesing Roll Film Using Tmax Developer
Masukkan Film ke Rel & Tank
1. Buka tempat film dengan menggunakan pembuka film atau pembuka botol (untuk film 35mm)
2. Gunting lidah film
3. Masukkan film ke dalam rel, sedikit demi sedikit dengan memaju mundurkan rell sampai keseluruhan film masuk ke rel.
4. Masukkan ke dalam tank
5. Proses ini harus dilakukan menggunakan changing bag atau lakukan dalam keadaan gelap total. Tips: Tangan harus dalam keadaan kering sehingga film tidak menempel pada tangan atau pada rel.
Persiapkan Peralatan & Kimia
1. Water jacket berupa air biasa yang diberi es ditempatkan kedalam wadah lebar untuk menjaga kestabilan suhu
2. Aquades untuk campuran kimia, suhu 18-19 derajat C. Jika suhu air masih diatas 19 derajat C masukkan es batu.
3. Tmax developer, dengan perbandingan 1:4. Misal, jika developer 100ml maka campurkan air sebanyak 400 ml.
Tips: Developer adalah campuran yang agak sulit larut dengan air sehingga harus sedikit diaduk. Tapi jangan terlalu kencang mengaduk karena developer sensitive terhadap proses oksidasi.
4. Suhu developer solution harus dijaga pada 20 derajat C.
5. Masukkan developer solution ke dalam water jacket untuk menjaga kestabilan suhu.
6. Ilford Ilfo-Stop, dengan perbandingan 1:19. Banyaknya solution antara developer, fixer dan stop bath harus sama, dengan perbandingan sesuai dengan aturan masing2. Masukkan ke water jacket.
7. Ilford Rapid Fixer, dengan perbandingan 1:4. Masukkan ke water jacket.
8. Ambil beberapa tetes wetting agent, masukkan dalam wadah berisi air.
Developer
1. Masukkan developer ke dalam tank
2. Mulai menghitung waktu selama 7,5 menit
3. Lakukan agitasi kontinyu selama 30 detik pertama dengan rotate dan inverst.
4. Agitasi diselingi dengan mengetuk-ketukkan tank pada tangan atau permukaan yang keras untuk menghilangkan gelembung-gelembung dalam tank.
5. Setelah 30 detik, selanjutnya lakukan agitasi setiap 30 detik. Setiap agitasi kurang lebih selama 5 detik dengan 1 atau 2 kali inverst.
6. Cek selalu suhu dalam tank tetap 20 derajat. Jika suhu naik, masukkan es dan jika suhu turun masukkan air biasa, ke dalam water jacket. Suhu sangat kritikal. Tips: Pada umumnya suhu mudah naik, tangan yg digunakan untuk agitasi ada baiknya dimasukkan ke dalam air es pada water jacket sehingga suhu tangan tidak berpengaruh pada suhu dalam tank ketika agitasi.
7. Lakukan prosedur di atas hingga waktu kira-kira mencapai 7 menit 15 detik kemudian segera keluarkan developer dari dalam tank.
8. Masukkan Stop bath ke dalam tank Tips: proses no 5 dan 6 harus dilakukan secara cepat karena waktu sangat krtikal pada proses development
Stop Bath
9. Mulai menghitung waktu selama 30 detik
10. Lakukan agitasi kontinyu
11. Keluarkan stop bath dari tank dan masukkan fixer.
Tips: Stop bath dapat dipakai lagi untuk proses roll selanjutnya
Fixer
12. Mulai menghitung waktu selama 3 menit
13. Lakukan agitasi kontinyu selama 30 detik pertama dengan rotate dan invert
14. Setelah 30 detik, selanjutnya lakukan agitasi setiap 30 detik. Setiap agitasi kurang lebih selama 5 detik dengan 1 atau 2 kali invert.
15. Setelah 1 � menit tank dapat dibuka untuk melihat kondisi negatif, jika masih berwarna magenta maka proses dapat diteruskan dengan selama 5 menit. Agitasi cukup dilakukan dengan mengangkat ujung rel dan mengangkatnya pelan ke atas ke bawah dengan posisi tetap di dalam tank.
Tips: Tmax rakus fixer sehingga umumnya perlu waktu hingga 5 menit dapat dilihat dari apakah masih ada warna magenta pada film.
16. Jika sudah cukup, keluarkan fixer dari tank Tips: Fixer dapat dipakai lagi untuk proses roll selanjutnya
HCA (Hyppo Clearing Agent)
17. Masukkan HCA
18. Mulai menghitung waktu selama 2 menit
19. Agitasi
Tips: Jika tidak ada maka HCA boleh tidak dipakai, konsekuensi proses pembersihan fixer (hyppo) dengan menggunakan air akan makan waktu lebih lama.
Air
20. Alirkan air ke dalam rel dalam keadaan tank terbuka
21. Angkat pelan rel ke atas kebawah untuk menghilangkan sisa fixer
22. Alirkan air terus menerus selama 10-15 menit, jika menggunakan HCA maka proses pembersihan fixer akan lebih cepat, kira-kira cukup selama 5 menit.
Wetting Agent
23. Tarik film dari dalam rel dan agitasi dalam wadah berisi wetting agent selama 1 menit
24. Gantungkan film dalam keadaan lurus dan keringkan
Finishing Touch
25. Potong-potong film dan masukkan ke tempat film
26. Selesai.
bagaimana cara kerja dari kulkas atau lemari pendingin ?
Takahata
bagaimana cara kerja mesin pendingin atau kulkas?? dan apa hubungannya dengan hukum termodinamika?? klo make gambar lebih bagus
ada 5 bintang buat yang terbaik... ok ^^
Answer
Kulkas : (ada mesin yang membuat dingin, dan kulkas ditutupi bahan yang panas / dingin tidak dapat tembus atau tembusnya sedikit, sehingga kondisi dingin didalam kulkas tetap terjaga.
pada akhirnya seperti pocari dingin, air dingin, cola dingin,. langsung diminum tanpa es batu, :D :D
contoh prinsip kerja yang serupa., lemari es, termos (bedanya tahan panasnya), air conditioner (AC, sama lho, pasang AC ruang harus tertutup), dll gk kepikiran lagi, haha..
Kulkas : (ada mesin yang membuat dingin, dan kulkas ditutupi bahan yang panas / dingin tidak dapat tembus atau tembusnya sedikit, sehingga kondisi dingin didalam kulkas tetap terjaga.
pada akhirnya seperti pocari dingin, air dingin, cola dingin,. langsung diminum tanpa es batu, :D :D
contoh prinsip kerja yang serupa., lemari es, termos (bedanya tahan panasnya), air conditioner (AC, sama lho, pasang AC ruang harus tertutup), dll gk kepikiran lagi, haha..
Powered By Y! Answer Blogger Poster
Description
: campuran bensin ada pengaruh nggak di mesin?
Rating
: 4.5
Reviewer
: x
ItemReviewed
: campuran bensin ada pengaruh nggak di mesin?
0 komentar:
Posting Komentar